:::: MENU ::::
Tampilkan postingan dengan label berita. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label berita. Tampilkan semua postingan

Kamis, 19 Desember 2013

الحمد لله رب العالمين، والصلاة والسلام على المبعوث رحمة للعالمين، أما بعد

 Apabila melihat alenia pertama dan kedua, begitu indahnya ucapan yang disebutkan oleh Dzulqarnain,

“… Saya mensyukuri Syaikh Kami atas usaha yang beliau lakukan berupa perhatian dan pengarahan beliau. Semoga Allah membalas kebaikan untuk beliau. …

…. Kebenaran adalah tujuan Kami, dan nasihat Fadhîlatusy Syaikh adalah “barang yang hilang dari Kami”. Apapun yang bersumber dari Kami dan menyelisihi kebenaran, insya Allah, akan Kami rujuk darinya dengan mudah dan lapang dada.” – selesai

Demikian kata-kata indah yang ditebar oleh Dzulqarnain, hanya Allah ta’ala yang mengetahui maksud dan tujuan dia yang sebenarnya.

Ironisnya, keindahan kata-kata itu tidak dia buktikan dengan sikap-sikap berikutnya yang ia tuangkan dalam lanjutan tulisannya tersebut. Di awal ia memolesi ucapannya dengan kata syukur, yakni tulisan ini sebagai bentuk “syukur” (ucapan terima kasih) kepada asy-Syaikh Rabi’ atas tahdzirnya tersebut. Namun pada tulisan berikutnya, ternyata dia menampik dan mementahkan tahdzir tersebut dalam bentuk pembelaan diri.

Senin, 16 Desember 2013



(bantahan kepada mereka yang mengatakan tahdzir ust. Luqman kepada ust. Dzulqarnain adalah tanpa dasar dan hanya berasal dari hawa nafsu beliau)
Berikut isi surat yang disampaikan oleh Asy-Syaikh Hani bin Buraik hafizhahullah kepada asatidzah Salafiyyin di Indonesia:

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
Saya sampaikan kabar gembira kepada kalian bahwa telah terjadi pertemuan dengan syaikh kita Asy-Syaikh Rabi’ hafizhahullah tadi malam, beliau menyampaikan salam buat kalian dan sangat gembira dengan keadaan (dakwah –pent) kalian yang saya sampaikan kepada beliau.

Minggu, 10 November 2013

Himbauan Kepada Ahlus Sunnah di Indonesia Untuk Saudara-Saudara di Dammaj
Bismillah

Himbauan Kepada Ahlus Sunnah di Indonesia Untuk Saudara-Saudara di Dammaj


الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله وعلى آله وصحبه ومن اتبع هداه.

أما بعد:

Sungguh kita berduka atas musibah yang menimpa saudara-saudara kita di Dammaj. Yaitu mereka dikepung oleh orang-orang zhalim dan lalim Syi’ah Rafidhah yang najis, para zindiq yang busuk!! Belum luntur dari ingatan kita penyerangan terhadap Dammaj dan sekitarnya setahun yang lalu. Kini mereka mengulanginya lagi.
Apik Elek Bloge Dewek