Senin, 15 Juni 2015
Minggu, 14 Juni 2015
- 19.40
- 0 Comments
dauroh bantul 2015, dauroh nasional 11, download rekaman, Rekaman daurah nasional, rekaman kajian sabtu ahad
Daurah Umum - Masjid Agung Manunggal, Bantul (19-20 Sya'ban 1436H)
1. Bersama Al-Ustadz Abu 'Abdillah Luqman bin Muhammad Ba'abduh حفظه الله
BIMBINGAN UNTUK PESERTA DAURAH ILMIYAH ASY-SYARIAH KE-11
~ Durasi: 01:01:59 - http://bit.ly/1B6luB6
2. Bersama Al-Ustadz Muhammad Afifuddin As-Sidawy حفظه الله
ILMU KUNCI MENGHADAPI BERBAGAI FITNAH
~ Durasi: 54:40 - http://bit.ly/1FMWoE2
3. PEMBUKAAN DAURAH ILMIYAH ASY-SYARIAH KE-11
~Durasi: 38:05 - http://bit.ly/1QPXQup
4. Bersama Asy-Syaikh Badr bin Muhammad Al-Anazi حفظه الله
MENANGKAL RADIKALISME DALAM PANDANGAN SALAF
Sesi 1 | Durasi: 56:44 - http://bit.ly/1IxSAK4
Sesi 2 | Durasi: 43:49 - http://bit.ly/1f5Tl33
BAB AQIDAH - KITAB DURUSUL MUHIMMAH
Sesi 1 | Durasi: 01:08:28 - http://bit.ly/1L40sGA
Sesi 2 | Durasi: 01:31:51 - http://bit.ly/1L40wpD
5. Bersama Asy-Syaikh Usamah bin Sa'ud Al-‘Amri حفظه الله
BAB ADAB - KITAB DURUSUL MUHIMMAH
Sesi 1 | Durasi: 01:22:46 - http://bit.ly/1FMXkrM
Sesi 2 | Durasi: 01:29:10 - http://bit.ly/1GhVzFz
6. Bersama Asy-Syaikh Fuad bin Sa'ud Al-‘Amri حفظه الله
HADITS IRBADH IBNU SARIYAH
Durasi: 01:13:20 - http://bit.ly/1QQ2Tei
BAB AHKAMUL JANAAIZ - KITAB DURUSUL MUHIMMAH
Durasi: 01:12:03 - http://bit.ly/1f5Wm3F
7. PENUTUPAN DAURAH ILMIYAH ASY-SYARIAH KE-11
~ Durasi: 04:04 - http://bit.ly/1JIUgDC
##Cara download: Klik kanan, klik save link as, klik save
Update audio kajian di:
http://www.alfawaaid.net/2015/06/audio-daurah-ilmiyah-asy-syariah-ke-11_12.html
Mudah-mudahan bermanfaat. Barakallahu fiikum.
مجموعـــــة توزيع الفـــــــوائد
WA Forum Berbagi Faidah [FBF].
Sumber: Daurah*Asysyariah*Com & WA Manhajul Anbiya | www.alfawaaid.net
Rabu, 03 Juni 2015
- 03.27
- 0 Comments
Telah disampaikan kepada kami, bahwa Pamflet Daurah Nasional “asy-Syari’ah” ke-11 ternyata menampilkan buku-buku orang kafir.
Maka dengan ini kami menyatakan:
1. Kami bersyukur kepada Allah yang telah memunculkan adanya orang-orang yang mau mengingatkan keteledoran kami.
2. Kami juga berterima kasih kepada pihak pengkritik yang mau perhatian dan menunjukkan keteledoran kami di atas.
3. Adapun tampilnya buku-buku orang kafir di pamplet daurah, BENAR-BENAR DI LUAR KESENGAJAAN DAN KEHENDAK KAMI.
4. Prinsip dan keyakinan kami adalah berlepas diri DARI orang kafir, aqidah dan keyakinan mereka.
5. Ini adalah MURNI keteledoran kami, kami memohon ampun kepada Allah, serta meminta maaf kepada seluruh kaum muslimin atas kesalahan ini.
6. Kami juga mengucapkan syukur terima kasih kepada para asatidzah yang telah membimbing dan mengingatkan kami untuk menerima masukan dan kritikan dengan penuh keikhlasan dan mentolerir berbagai ucapan kasar dan pedas yang menyertai kritikan tersebut.
Insya Allah kami akan lebih berhati-hati dan lebih teliti lagi, agar kesalahan serupa tidak terulang.
Semoga Allah memberikan keistiqamahan kepada kami. Nabi Shallallahu ‘alaihi wa Sallam bersabda:
«كُلُّ ابْنِ آدَمَ خَطَّاءٌ وَخَيْرُ الخَطَّائِينَ التَّوَّابُونَ»
“Setiap anak Adam adalah orang yang banyak berbuat salah. Dan sebaik-baik orang yang banyak salah adalah yang segera bertaubat.” (HR. at-Tirmidzi 2499, Ibnu Majah 4251)
📖 Ttd.
Panitia Pelaksana Daurah Nasional “asy-Syari’ah” ke-11
Maka dengan ini kami menyatakan:
1. Kami bersyukur kepada Allah yang telah memunculkan adanya orang-orang yang mau mengingatkan keteledoran kami.
2. Kami juga berterima kasih kepada pihak pengkritik yang mau perhatian dan menunjukkan keteledoran kami di atas.
3. Adapun tampilnya buku-buku orang kafir di pamplet daurah, BENAR-BENAR DI LUAR KESENGAJAAN DAN KEHENDAK KAMI.
4. Prinsip dan keyakinan kami adalah berlepas diri DARI orang kafir, aqidah dan keyakinan mereka.
5. Ini adalah MURNI keteledoran kami, kami memohon ampun kepada Allah, serta meminta maaf kepada seluruh kaum muslimin atas kesalahan ini.
6. Kami juga mengucapkan syukur terima kasih kepada para asatidzah yang telah membimbing dan mengingatkan kami untuk menerima masukan dan kritikan dengan penuh keikhlasan dan mentolerir berbagai ucapan kasar dan pedas yang menyertai kritikan tersebut.
Insya Allah kami akan lebih berhati-hati dan lebih teliti lagi, agar kesalahan serupa tidak terulang.
Semoga Allah memberikan keistiqamahan kepada kami. Nabi Shallallahu ‘alaihi wa Sallam bersabda:
«كُلُّ ابْنِ آدَمَ خَطَّاءٌ وَخَيْرُ الخَطَّائِينَ التَّوَّابُونَ»
“Setiap anak Adam adalah orang yang banyak berbuat salah. Dan sebaik-baik orang yang banyak salah adalah yang segera bertaubat.” (HR. at-Tirmidzi 2499, Ibnu Majah 4251)
📖 Ttd.
Panitia Pelaksana Daurah Nasional “asy-Syari’ah” ke-11
Rabu, 27 Mei 2015
- 02.16
- 0 Comments
Jadwal Kajian di Masjid Al-Faruq Purwokerto
(Jalan. S. Parman depan Taman Kota Andhang Pangrenan Purwokerto)| HARI | WAKTU |
TEMA / KITAB |
PEMATERI |
KETERANGAN |
| SENIN | Ba’da Magrib – sls | Siroh Nabawiyah * | Al-Ustadz Qomarudin | Umum (Pria & Wanita) |
| Ba’da Isya – sls | Mulakhos Nahwu (Bahasa Arab) | Al-Ustadz Qomarudin | Khusus Pria | |
| SELASA | Ba’da Maghrib – sls | Syarah Ushulul Iman | Al-Ustadz Saidan | Umum (Pria & Wanita) |
| RABU | 16.00 – 17.00 | Kajian Fiqh * | Al – Ustadz Ahmad Afandi | Khusus Wanita |
| Ba’da Maghrib – sls | Anjuran untuk menyatukan kaum muslimin dan tercelanya berpecah belah * | Al-Ustadz Shobur | Umum (Pria & Wanita) | |
| KAMIS | Ba’da Maghrib – sls | Tema ditentukan oleh Ustadz * | Al-Ustadz Qomarudin | Umum (Pria & Wanita) |
| JUMAT | Ba’da Sholat Jum’at | Tema ditentukan oleh Ustadz * | Al-Ust Ahmad Afandi, Al-Ust M Rijal Lc. Al-Ust Said Ahsan, Al-Ust Saefulbahri | Khusus Pria |
| 17.00 – sls | Bahasa Arab | Al-Ustadz Muhammad Ridwan | Khusus Pria | |
| Ba’da Magrib – sls | Fiqh Muyasar * | Al-Ustadz Muhammad Ridwan | Umum (Pria & Wanita) | |
| Ba’da Isya – sls | Qowaid Shorof Mulakhos (Bahasa Arab) | Al-Ustadz Muhammad Ridwan | Khusus Pria | |
| SABTU | 16.00 – 17.00 | Lamuddurril Maunsur Minal Qoulil Ma’tsur * | Al-Ustadz Saefulbahri | Umum (Pria & Wanita) |
| AHAD | Ba’da Magrib – sls | Arbain An-Nawawi * | Al-Ustadz Abdurrohman Luki | Umum (Pria & Wanita) |
| KAJIAN AHAD PAGI | 07.00 – 08.00 | Tema ditentukan oleh Ustadz * | Al-Ust Saeful Bahri, Al-Ust Ridwanulbari, Al-Ust Maimun, dll | Umum (Pria & Wanita) |
| SENIN dan KAMIS | 16.30 – sls | Taman Pendidikan Al-Quran | Masjid Al-Faruq Purwokerto | Anak-Anak (Putra dan Putri) |
Keterangan :
– Jadwal sewaktu-waktu dapat berubah, informasi: 0857 4799 4183 ATAU 085 291 303 454
– Untuk Pelajaran Bahasa Arab, peserta membawa kitab sendiri-sendiri.
– KAJIAN AHAD PAGI PEKAN PERTAMA DILIBURKAN
– KAJIAN SABTU PEKAN KEDUA DILIBURKAN
Jadwal Kajian di Masjid Al-Faruq Purwokerto
SELAMA BULAN ROMADHON- 02.08
- 0 Comments
mahad al faruq, Purwokerto, saifuddin zuhri, saifuddin zuhri bermasalah, Tahdzir, website baru mahad al faruq
Bismillah
Mohon Perhatian dari Seluruh ikhwan dan Asatidzah dan kaum Muslimin semua.
Kami atas nama Yayasan Ar-Royyan dan salafiyin Purwokerto - Banyumas "Berlepas Diri" dari seluruh kegiatan Majlis Talim As Sunnah Karang lewas dan yang mengatas namakan Mahad Al Faruq KARANGLEWAS
Dengan koordinator Yusup Wibisono dibawah bimbingan ust. Saifuddin Zuhri Lc, Firdaus, Irfan, dan yang bersamanya.
Dan kami juga "Berlepas Diri" dari web mahad-alfaruq.com memilik mereka.
Sebagai gantinya web resmi kami adalah www.alfaruq.net
Ketua Yayasan : Abu Husain Fajar
Bersama :
Dewan Pembina Yayasan Ar-Royyan Purwokerto :
⏩Al-Ustadz Muhammad 'Umar As-Sewed
⏩Al-Ustadz Muhammad Afifuddin As-Sidawi
⏩Al-Ustadz Ahmad Affandi
Atas pehatiannya Kami Ucapkan Jazaakumullohu Khoiron Wa Baarokallohu Fiikum
Sumber: http://alfaruq.net/
Whatsapp Salafy Indonesia
Minggu, 24 Mei 2015
- 21.27
- 0 Comments
🔊 Oleh asy-Syaikh al-'Allamah Muhammad bin Shalih al-'Utsaimin rahimahullah
Amma Ba'd
Wahai kaum muslimin, kita berada di bulan Sya'ban. Kami akan menjelaskan tentangnya dalam enam pembahasan. Di dalamnya akan kami paparkan hal-hal yang wajib atas kami untk menjelaskannya. Kita memohon kepada Allah agar memberikan rizki kepada kami dan kepada Anda semua ilmu yang bermanfaat dan amal shalih.
Poin pertama,
Puasa Sya'ban
Apakah bulan Sya'ban memiliki kekhususan untuk dilakukan padanya puasa, dibanding bulan-bulan lainnya?
Amma Ba'd
Wahai kaum muslimin, kita berada di bulan Sya'ban. Kami akan menjelaskan tentangnya dalam enam pembahasan. Di dalamnya akan kami paparkan hal-hal yang wajib atas kami untk menjelaskannya. Kita memohon kepada Allah agar memberikan rizki kepada kami dan kepada Anda semua ilmu yang bermanfaat dan amal shalih.
Poin pertama,
Puasa Sya'ban
Apakah bulan Sya'ban memiliki kekhususan untuk dilakukan padanya puasa, dibanding bulan-bulan lainnya?
Senin, 18 Mei 2015
- 17.54
- 0 Comments
Ditulis oleh: Al-Ustadz Ruwaifi bin Sulaimi
Permasalahan Syiah, sungguh tak bisa
dipisahkan dari agama. Bahkan, sangat bersentuhan dengan akidah yang
merupakan fondasi agama. Maka dari itu, cara menilainya pun harus dengan
timbangan agama. Hal-hal lain terkait dengan hukum, keamanan, dan
ketertiban masyarakat harus disesuaikan dengannya. Lantas, bagaimanakah
penilaian agama tentang Syiah?
Penilaian agama tentang Syiah sebenarnya
sudah final. Para ulama yang mulia, sejak dahulu sudah melakukan kajian
yang panjang dan cermat tentang Syiah. Hasilnya, Syiah adalah kelompok
sesat yang telah menyimpang dari kebenaran. Mereka berambisi untuk
menghancurkan Islam dengan cara menghujat al-Qur’an, menjatuhkan
Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam, dan mengafirkan para sahabat beliau yang mulia.
Mereka beragama dengan perkataan dusta dan persaksian palsu (taqiyah). Simaklah keterangan para ulama berikut ini.
- 17.36
- 0 Comments
Sungguh mengejutkan, apa yang terjadi dengan Faishal al
Maidani hadahullah, tatkala asatidzah menyampaikan nasehat, terkhusus
guru kami al Ustadz Muhammad bin Umar bin Ahmad as Seweed hafizhahullah
tapi tidak nampak adanya sikap baik dengan menerima nasehat, yang ada
malah bersikukuh di atas kebatilan dengan pembelaannya terhadap
Muhammad al Imam al Ma’bary yang sudah di Tahdzir Masyaikh Kibar,
pembelaan Faishal al Maidani kembali dia sampaikan pada Muhadharah
beberapa hari yang lalu -Audio ada pada Kami-.
Berikut Tanggapan guru kami al Ustadz Muhammad bin Umar as
Seweed hafizhahullah -terhadap maukif dan Pernyataan Faishal al Maidani
hadahullah-:
Ana pernah sampaikan pada ikhwah bahwa Kesimpulan ana
tentang Faishal Medan sementara ini, khususnya setelah muhadhoronya yang
membela Muhammad Ar Raymi (yang dijuluki al Imam, karena posisinya di
sebagai imam masjid). Maka ana katakan bahwa orang ini (Faishal Medan)
memiliki kesombongan. Yaitu batharul hak wa ghamtunnas – “Menolak
kebenaran dan meremehkan manusia”-
Senin, 11 Mei 2015
- 19.20
- 0 Comments
Daurah Nasional “asy-Syari’ah” ke-11 1436 H/2015 M
Bismillah. Alhamdulillah, dengan pertolongan dan taufik dari Allah, insya Allah
akan hadir kembali…
DAURAH ILMIAH AHLUS SUNNAH WAL JAMA’AH
“ASY SYARIAH” Ke-11
• 1436 H/2015 M •
dengan tema:
“MENANGKAL RADIKALISME BERDASARKAN PEMAHAMAN SALAF“
dengan pembicara:
1 Asy-Syaikh Khalid azh-Zhafiri (Kuwait)
2 Asy-Syaikh Badr bin Muhammad al-Anazi (Arab Saudi)
3 Asy-Syaikh Usamah bin Sa’ud al-‘Amri (Arab Saudi)
4 Asy-Syaikh Fuad bin Sa’ud al-‘Amri (Arab Saudi)
5 Asy-Syaikh Arafat bin Hasan al-Muhammadi (Yaman)
Kajian umum insya Allah
diselenggarakan di Masjid Agung Manunggal, Bantul pada Sabtu-Ahad,
19-20 Sya’ban 1436 H (6-7 Juni 2015); Daurah asatidzah di Ma’had al
Anshar, Kamis-Sabtu, 17-26 Sya’ban 1436 H (4-13 Juni 2015). [materi
durus insya Allah menyusul]
Kajian ini insya Allah bisa diikuti melalui:
Pamflet Daurah Ilmiah “Asy-Syari’ah” ke-11
Link Ukuran A4 (Resolusi Tinggi)
http://goo.gl/Q220uh
http://goo.gl/Q220uh
Link Ukuran A3 (Resolusi Tinggi)
http://goo.gl/QzyUYf
http://goo.gl/QzyUYf
Minggu, 22 Maret 2015
- 15.21
- 0 Comments
Abdurrahman al adeni mughoffal, forum salafy, Jihad di Yaman, nasehat untuk salafiyin, Sunni vs Syiah, watsiqah al lmam
Bendera jihad telah dikibarkan oleh para ulama kibar, dan pertempuran melawan Rafidhah Najis Hutsiyun yang berupaya merebut satu persatu wilayah kaum muslimin langsung dibawah komando Presiden Yaman yang telah berhasil meloloskan diri dari tawanan Hutsy pasca mereka berhasil merebut istana Presiden Yaman di Shan'a, di saat itu pula barisan Pembela Watsiqah Kufriyah dari kalangan dedengkot para penggembos terus menyuarakan gerakan anti-jihad melawan sekutu Watsiqah Kufriyah mereka (Rafidhah Najis Pemberontak),memberikan gambaran-gambaran yang hina lagi rendah terhadap upaya Jihad mempertahankan diri dari serangan Pemberontak tersebut dan bahkan menyerukan agar tidak ikut campur dan tinggal di rumah saja sebagaimana yang terakhir diserukan oleh Al Mughoffal Abdurrahman.
Kamis, 19 Maret 2015
- 15.37
- 0 Comments
dari tanya jawab kajian rutin bulanan purwokerto 14 Maret 2015
oleh Al Ustadz Muhammad Umar As Sewed hafidzohulloh
Pertanyaan:
Orang seperti apakah yang dikehendaki oleh Alloh dengan kebaikan? Apakah yang Alloh jadikan kaya di dunia?
Jawab
Ini sudah sering dibahas,
Bahwa Alloh Subhanahu Wta'ala kalau menghendaki kebaikan kepada seseorang, Alloh kasih dia ilmu. Man yuridillahu bihi khoiron, bifaqqihu fiddin.
Siapa yang Alloh kehendaki kebaikan, Alloh faqihkan dia dalam agama.
Adapun dunia!! kekayaan!! Alloh berikan pada orang baik, Alloh berikan pula pada orang jelek. Alloh berikan pada orang kafir, Alloh berikan pada orang mukmin. Alloh berikan pada orang soleh, Alloh berikan pada orang tholeh. Dan kadang Alloh tidak berikan pada orang baik, Alloh tidak berikan pada orang jelek.
Itu tidak ada kaitannya dengan kecintaan Alloh pada hambaNya.
oleh Al Ustadz Muhammad Umar As Sewed hafidzohulloh
Pertanyaan:
Orang seperti apakah yang dikehendaki oleh Alloh dengan kebaikan? Apakah yang Alloh jadikan kaya di dunia?
Jawab
Ini sudah sering dibahas,
Bahwa Alloh Subhanahu Wta'ala kalau menghendaki kebaikan kepada seseorang, Alloh kasih dia ilmu. Man yuridillahu bihi khoiron, bifaqqihu fiddin.
Siapa yang Alloh kehendaki kebaikan, Alloh faqihkan dia dalam agama.
Adapun dunia!! kekayaan!! Alloh berikan pada orang baik, Alloh berikan pula pada orang jelek. Alloh berikan pada orang kafir, Alloh berikan pada orang mukmin. Alloh berikan pada orang soleh, Alloh berikan pada orang tholeh. Dan kadang Alloh tidak berikan pada orang baik, Alloh tidak berikan pada orang jelek.
Itu tidak ada kaitannya dengan kecintaan Alloh pada hambaNya.
Rabu, 18 Maret 2015
- 00.30
- 0 Comments
Maka, Subhanalloh...
Kalau berbicara tentang faham 'nasionalisme', pada prakteknya ahlussunnah salafy itu yang paling baik. Secara praktek, bukan secara pemahaman. Na'am.
Beberapa kali saya berbincang-bincang, sekadar bincang-bincang saja, na'am, dengan apa namanya...aparat keamanan, dengan temen-temen begini yang baru ngaji, dokter, dan semisal, na'am.
Sekarang nasionalisme itu sebenarnya apa? Apakah orang yang mengibarkan bendera merah putih sambil menyanyikan bersama lagu Indonesia raya lalu hormat kepada bendera merah putih? Itu yang disebut nasionalisme? Hanya sebatas itu?
Begitu murahnya nasionalisme di Indonesia.
Setiap orang kan bisa menghafalkan lagu Indonesia raya, na'am. Walaupun dia bukan orang Indonesia. Setiap orang bisa saja mengibarkan bendera (merah) putih lalu hormat.
Itu sudah bisa dikatakan orang Indonesia asli? Sejati? Nasionalismenya sudah teruji?
Tetapi misalkan contoh kecil saja, misalkan ketika pemerintah pusat katakan negara, untuk kepentingan bersama kepentingan bangsa menentukan lahan ini akan digunakan sebagai proyek negara, Jalan tol misalkan. Terjadi perlawanan, demonstrasi. Sebagian pihak menolak kalau harganya tidak sesuai dengan apa yang dia inginkan.
Ini yang namanya nasionalisme? Ini yang namanya nasionalisme? na'am
Tapi seandainya yang memiliki lahan-lahan tersebut adalah ahlussunnah salafiyin, diberi ganti yang murahpun (akan) diberikan. Karena pemerintah yang menginginkan, untuk kepentingan bersama. Untuk kepentingan bersama. Silakan pak ambil lahan saya untuk kepentingan bersama. Sudah tidak perlu ribet berpikir. "Wah...yang untung pemerintah kalau begini, kita dapet ganti ruginya apa?"na'am.
Karena alhamdulillah ahlussunnah terbimbing, tebimbing dengan Al quran dan Sunnah Nabi Shalallohu 'alaihiwasallam.
Ketika harga bahan bakar minyak dinaikkan, BBM dinaikkan, oleh pemerintah.
Bagaimana sikap ahlussunnah salafiyin? Dari ujung Sumatera sampai ujung Papua, na'am, mereka yang betul-betul belajar sunnah Nabi shalallahu'alaihiwasallam tidak ada satu kata pun yang terucap sebagai bentuk celaan kepada pemerintah dan penguasa. Tidak...
Yang ada justru "ya sudah...Sabar, kita yang menyesuaikan, dikurangi jalan-jalannya, kan gitu. Dikurangi jalan-jalannya."
Karena kebijakan itu adalah kebijakan pemerintah, yang tentunya kita berprasangka baik berdasarkan sekian banyak pertimbangan. Tidak mungkin kebijakan yang kemudian mendzolimi rakyat dan warga, kemudian ditelurkan dan ditetapkan secara terang-terangan seperti itu. Nggak mungkin. Pasti melalui berbagai pertimbangan.
Siapa yang melakukan aksi demo, sampai pada tindakan anarkis? Membakar ban di jalan raya, memukuli polisi, bentrokan fisik dengan polisi, menyandera tangki-tangki minyak, na'am. Menyatakan memboikot ini dan itu, mencela dan mencaci maki.
Ada ahlussunnah yang melakukannya? Tidak !!!
Hizbiyun, ahlul bid'ah yang melakukannya. Hizbut Tahrir, melakukan aksi demo serentak dan serempak di seluruh Indonesia. Na'am. Di pusat kota-kota besar, na'am, melakukan aksi demonstrasi. Na'am.
Mahasiswa, yang katanya 'maha' tetapi bodohnya luar biasa. na'am. Di makassar, bentrokan fisik antara mahasiswa dengan aparat keamanan hanya karena urusan pemerintah menaikkan harga BBM. Tangki-tangki minyak disandera, padahal isi tangki tersebut sedang dinanti dan ditunggu oleh masyarakat di bagian sana. Bukan bertambah baik kondisinya, tambah rusak, nambah pekerjaan.
Ada ancaman mebakar SPBU, ada ancaman ini, ancaman itu, sampai kemudian objek-objek vital milik pertamina kemudian harus dijaga aparat keamanan, ini malah membuat susah, na'am. Warga sudah takut, masyarakat kemudian khawatir dan cemas, masing-masing lebih baik berdiam di dalam rumah. Na'am.
Coba kalau misalkan kita kembali kepada tuntunan Nabi Muhammad shalallahu'alaihi wasallam
"Tu addunamaa 'alaikum wa tas aluuna haqqokum 'indalloh"
Ini bimbingan Nabi shalallahu'alaihiwasallam,
"sudah lakukan saja tugasmu sebagai rakyat, laksanakan kewajibanmu sebagai warga. cukup, titik sampai disitu."
Hak kita? Hak rakyat bagaimana?
Nabi menganjurkan, sebagai sebuah tuntunan hidup, mintalah kepada Alloh Subhanahu wata'ala. Kalau tidak diberikan di dunia, nanti di akherat Alloh akan berikan. Nanti di akherat Alloh akan berikan.
Lantas penguasa yang dzolim dibiarkan? Penguasa yang lalim seperti itu didiamkan?
Tidak, doakan agar mereka mendapatkan petunjuk dari Alloh 'azza wa jalla. Berdoa agar orang-orang yang ada di sekeliling dan di sekitar pemimpin kita adalah orang-orang yang baik, bithonah ashsholihah, teman-teman baik, para pembisik-pembisik yang baik, bukan para pembisik-pembisik yang jahat.
Doakan, untuk presiden kita, wakil presiden kita, mendapatkan pembantu-pembantu yang baik, yang soleh. na'am. Para ulama sampai-sampai mengatakan kalau seandainya saya memiliki doa yang mustajab, akan aku berikan untuk kebaikan penguasa, karena kalau penguasanya baik, rakyatnya pun baik.
Sayang, tugas dan kewajiban kita sebagai rakyat belum terlaksana. Tahukah apa salah satu tugas dan kewajiban kita sebagai rakyat?
Mendoakan kebaikan untuk pemimpin-pemimpin kita.
~Mendoakan presiden kita,
~mendoakan wakil presiden kita,
~mendoakan para menterinya, na'am
~mendoakan gubernur-gubernur di Indonesia.
Para pemerintah, penguasa itu didoakan kebaikan.
Ya Alloh berikan kesabaran kepada mereka dalam menjalankan amanah,
Ya Alloh bimbinglah mereka ke jalan yang lurus,
Ya Alloh jauhkan dari mereka orang-orang yang jahat,
Ya Alloh lembutkan hati mereka, hati para pemimpin kami untuk lebih memperhatikan rakyat kecil,
Ya Alloh...Ya Alloh...Ya Alloh.... Doa !!!
Itu tugas dan kewajiban kita sebagai rakyat, yang ternyata kita belum tentu semua sudah melakukannya.
Doa secara khusus, di waktu yang khusus.
Coba bayangkan kalau 160 juta muslim dan muslimah di Indonesia sama-sama mendoakan tiap hari, mendoakan kebaikan untuk pemerintahnya, apakah Alloh akan membiarkan doa-doa begitu saja? Tidak, Alloh akan kabulkan.
Tapi sayangnya dari 160 atau 180 juta muslim ini yang pernah mendoakan pemerintah dengan baik berapa orang sih, berapa persen? Tidak perlu ya kita membayangkan orang yang ada di luaran sana, kita sekarang yang hadir di masjid ini. Coba misalkan secara jujur diadakan angket kecil-kecilan, yang pernah secara khusus mendoakan pemerintah, Ya Alloh..Ya Alloh semoga pemerintah kami.... Cuma berapa persen, berapa orang? Na'am
Padahal ini adalah salah satu prinsip dan salah satu aqidah ahlussunnatiwaljama'ah.
diranskrip dari potongan rekaman dauroh
ust. Abu Nasiim Mukhtar Iben Rifai
"Membina Keluarga Penuh Barokah"
30 Jan - 01 Feb 2015
Masjid Markaz Al Islamy, Pangkalan Bun, Kalimantan tengah.
Download audio
Selasa, 17 Maret 2015
- 02.49
- 2 Comments
1. Copy script (kode) yang di bawah ini
<div class="textwidget"><center><object width="250" height="500" classid="clsid:d27cdb6e-ae6d-11cf-96b8-444553540000" codebase="http://download.macromedia.com/pub/shockwave/cabs/flash/swflash.cab#version=6,0,40,0"><param name="src" value="http://radio-playlist.googlecode.com/svn/trunk/mediaplayer.swf" /><param name="allowscriptaccess" value="always" /><param name="allowfullscreen" value="true" /><param name="flashvars" value="width=250&height=500&file=http://radio-playlist.googlecode.com/svn/trunk/radio.xml&displayheight=100&shuffle=false&autostart=true&thumbsinplaylist=true&showeq=true&showstop=true" /><embed width="250" height="500" type="application/x-shockwave-flash" src="http://radio-playlist.googlecode.com/svn/trunk/mediaplayer.swf" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true" flashvars="width=250&height=500&file=http://radio-playlist.googlecode.com/svn/trunk/radio.xml&displayheight=100&shuffle=false&autostart=true&thumbsinplaylist=true&showeq=true&showstop=true" /></embed></object></center></div>
2. Masuk ke Blog, Kemudian Pilih Tata Letak
3. Klik Tambahkan Gadget, Kemudian Muncul Jendela Baru, Lalu Klik HTML/JavaScript
4. Tahap Terakhir setelah klik HTML/JavaScript, paste kan script yang sudah antum copy seperti gambar di bawah ini
5. Klik Save
<div class="textwidget"><center><object width="250" height="500" classid="clsid:d27cdb6e-ae6d-11cf-96b8-444553540000" codebase="http://download.macromedia.com/pub/shockwave/cabs/flash/swflash.cab#version=6,0,40,0"><param name="src" value="http://radio-playlist.googlecode.com/svn/trunk/mediaplayer.swf" /><param name="allowscriptaccess" value="always" /><param name="allowfullscreen" value="true" /><param name="flashvars" value="width=250&height=500&file=http://radio-playlist.googlecode.com/svn/trunk/radio.xml&displayheight=100&shuffle=false&autostart=true&thumbsinplaylist=true&showeq=true&showstop=true" /><embed width="250" height="500" type="application/x-shockwave-flash" src="http://radio-playlist.googlecode.com/svn/trunk/mediaplayer.swf" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true" flashvars="width=250&height=500&file=http://radio-playlist.googlecode.com/svn/trunk/radio.xml&displayheight=100&shuffle=false&autostart=true&thumbsinplaylist=true&showeq=true&showstop=true" /></embed></object></center></div>
2. Masuk ke Blog, Kemudian Pilih Tata Letak
3. Klik Tambahkan Gadget, Kemudian Muncul Jendela Baru, Lalu Klik HTML/JavaScript
4. Tahap Terakhir setelah klik HTML/JavaScript, paste kan script yang sudah antum copy seperti gambar di bawah ini
5. Klik Save
- 02.14
- 0 Comments
[mengingat kembali salah satu prinsip dari sekian prinsip Islam yang kebanyakan kaum muslimin sekarang tidak mengetahuinya]
(ditulis oleh: Al-Ustadz Muhammad Umar as-Sewed)
Kewajiban taat kepada pemerintah merupakan salah satu prinsip Islam yang agung. Namun di tengah karut-marutnya kehidupan politik di negeri-negeri muslim, prinsip ini menjadi bias dan sering dituding sebagai bagian dari gerakan pro status quo. Padahal, agama yang sempurna ini telah mengatur bagaimana seharusnya sikap seorang muslim terhadap pemerintahnya, baik yang adil maupun yang zalim.
(ditulis oleh: Al-Ustadz Muhammad Umar as-Sewed)
Kewajiban taat kepada pemerintah merupakan salah satu prinsip Islam yang agung. Namun di tengah karut-marutnya kehidupan politik di negeri-negeri muslim, prinsip ini menjadi bias dan sering dituding sebagai bagian dari gerakan pro status quo. Padahal, agama yang sempurna ini telah mengatur bagaimana seharusnya sikap seorang muslim terhadap pemerintahnya, baik yang adil maupun yang zalim.
- 01.58
- 0 Comments
oleh Al-Ustadz Abu Sa’id Hamzah bin Halil dan Ummu Luqman Salma
Tidak ada sebuah urusan pun kecuali telah dijelaskan oleh agama Islam yang sempurna ini. Agama yang telah diridhai oleh Allah, Rabb semesta alam. Agama yang menjadi nikmat agung yang diberikan kepada kaum muslimin. Segala aspek kehidupan manusia telah diatur dengan sedemikian indah. Bahkan, dalam urusan mencari jodoh dan berumah tangga, Islam telah mengaturnya dengan sebaik-baiknya.
Islam menghendaki kehidupan yang bersih nan mulia bagi manusia. Berbagai pintu yang bisa mengantarkan manusia menuju jurang kehinaan hidup ditutup rapat. Salah satu perbuatan yang hina adalah zina. Islam menutup semua pintu yang menuju ke sana. Misalnya, berdua-duaan antara laki-laki dan perempuan yang bukan mahram, berjabat tangan antara laki-laki dan perempuan yang bukan mahram, memandang sesuatu yang tidak halal, wanita menghaluskan dan melembut-lembutkan suara atau ucapan di depan laki-laki yang bukan mahram, dan lain-lain.
Tidak ada sebuah urusan pun kecuali telah dijelaskan oleh agama Islam yang sempurna ini. Agama yang telah diridhai oleh Allah, Rabb semesta alam. Agama yang menjadi nikmat agung yang diberikan kepada kaum muslimin. Segala aspek kehidupan manusia telah diatur dengan sedemikian indah. Bahkan, dalam urusan mencari jodoh dan berumah tangga, Islam telah mengaturnya dengan sebaik-baiknya.
Islam menghendaki kehidupan yang bersih nan mulia bagi manusia. Berbagai pintu yang bisa mengantarkan manusia menuju jurang kehinaan hidup ditutup rapat. Salah satu perbuatan yang hina adalah zina. Islam menutup semua pintu yang menuju ke sana. Misalnya, berdua-duaan antara laki-laki dan perempuan yang bukan mahram, berjabat tangan antara laki-laki dan perempuan yang bukan mahram, memandang sesuatu yang tidak halal, wanita menghaluskan dan melembut-lembutkan suara atau ucapan di depan laki-laki yang bukan mahram, dan lain-lain.
Rabu, 04 Februari 2015
- 16.49
- 0 Comments
Bismillah, Dengan mengharap ridho Alloh سبحانه وتعالى semata,
Hadirilah Pengajian Akbar.
Insya Allah
Pemateri : Al Ustadz Muhammad Umar As Sewed حفظه الله تعالى.
Tema :
Mengkritisi Aliran Garis Keras
( Syi’ah, ISIS dan yang semisalnya )
Tempat : Masjid At Taqwa , Procit Banjar Patroman, Jawa Barat.
Waktu Pukul : 09.00 WIB. – selesai.
Tanggal : Sabtu, 7 Februari 2015 M / 17 Robi’ul Akhir 1436 H
Barokallohu fiikum.
Selasa, 06 Januari 2015
- 16.45
- 0 Comments
بسم الله الرحمن الرحيم
Masalah:
Berapa jumlah kambing yang disembelih untuk bayi laki-laki dan bayi perempuan dalam pelaksanaan aqiqah?
Para ulama berbeda pendapat dalam masalah ini:
Pendapat pertama:
Pendapat jumhur ulama, mereka berpendapat bahwa untuk bayi laki-laki 2 ekor kambing dan perempuan 1 ekor kambing.
- 14.45
- 0 Comments
[ Berlepas diri dari penyimpangan yang terjadi pada seorang guru ]*
عبرة لأولي الألباب
Ya ikhwan....
Al Ustadz Muhammad Afifudin As-sidawy, bisa kita jadikan ibroh di dalam menyikapi fitnah tatkala penyimpangan yang terjadi pada seorang guru.
Beliau punya riwayat belajar yang mayoritas guru-guru beliau telah menyimpang sedangkan beliau tetap istiqomah tanpa mendahulukan kecintaan yang berlebihan kepada sang guru.
Kalau penyimpangan itu terjadi pada orang yang bukan guru/syeikh kita, mungkin sangat gampang bagi kita untuk mengatakan salah dan meninggalkanya.
Adapun jika yang menyimpang itu adalah guru kita maka bukanlah hal yang gampang bagi seorang murid untuk melepaskannya.
Kita lihat guru-guru beliau yang telah menyimpang:
1. Aunur rofiq ghufron, mudir pondok al furqon gresik,
Hal yang telah kita ketahui semua bahwa ustadz afifuddin adalah alumnus ma'had alfurqon sekaligus santri yang langsung diutus ke ma'had degolan dengan membwa rekomendasi dari aunur rofiq, sebgaimana yang pernah beliau ceritakan kepada saya ketika masih di Al Bayyinah.
2. Ja'far umar tholib,
Terkait dengan kedudukan beliau Ustadz Afifuddin di sisi ja'far sangatlah dekat.
Sebagaimana yang diakuai oleh asatizah yang seangkatan dengan beliau ketika di degolan.
3. Yahya al hajury,
Perkara yang ma'ruf juga di kalangan kita ketika beliau pulang dari Yaman, teramat banyak fawaid dan tarjihat yang dinukilkan beliau dari al hajury pada dars 'aam Al Bayyinah tatkala itu.
4. Abdurohman al adeny,
Mulazamah beliau dengan al adeny lebih banyak dibanding dengan al hajury, bahkan beliau sangat dikenal dan dekat dengan al adeny ketika di Yaman.
Ketika beliau 2 kali berziaroh ke fiyush, al adeny mempersilahkan kepada ust.afifudin untuk muhadhoroh di hadapan para tholabah dengan berbahasa arab.
5. Muhammad al imam,
Walaupun beliau tidak pernah mulazamah dengan al imam tapi dahulu beliau sangat terpukau dengan metode pengajaran al imam bahkan DAHULU beliau sempat mengatakan andaikan saya belajar 4 tahun di ma'bar bukan di dammaj tentu banyak dapat fawaid.
Dan beliaupun banyak membeli karya tulis al imam.
Akan tetapi sikap ust.afifudin yang dahulunya seperti ini, tidak menghalangi beliau untuk mengatakan al haq, sehingga semua nama tersebut tidak ditoleh lagi oleh beliau tatkala mereka menyimpang.
Bahkan beliau tidak sungkan-sungkan memperingatkan ummat dari bahaya pemikiran orang-orang ini tadi di muhadhoroh-muhadhoroh beliau.
Jadikanlah sikap seperti ini sebagai pelajaran, wahai saudaraku yang masih berada di fiyush dan ma'bar.
Sungguh cinta kalian yang ekstrim terhadap sang guru akan membinasakan kalian sendiri.
فاعتبروا يا أولي الألباب.
sumber: WA Thullab al-Bayyinah
)* judul dari editor
________________________
مجموعـــــة توزيع الفـــــــوائد
WA Forum Berbagi Faidah. Dikutip dari WA Salafy Solo
عبرة لأولي الألباب
Ya ikhwan....
Al Ustadz Muhammad Afifudin As-sidawy, bisa kita jadikan ibroh di dalam menyikapi fitnah tatkala penyimpangan yang terjadi pada seorang guru.
Beliau punya riwayat belajar yang mayoritas guru-guru beliau telah menyimpang sedangkan beliau tetap istiqomah tanpa mendahulukan kecintaan yang berlebihan kepada sang guru.
Kalau penyimpangan itu terjadi pada orang yang bukan guru/syeikh kita, mungkin sangat gampang bagi kita untuk mengatakan salah dan meninggalkanya.
Adapun jika yang menyimpang itu adalah guru kita maka bukanlah hal yang gampang bagi seorang murid untuk melepaskannya.
Kita lihat guru-guru beliau yang telah menyimpang:
1. Aunur rofiq ghufron, mudir pondok al furqon gresik,
Hal yang telah kita ketahui semua bahwa ustadz afifuddin adalah alumnus ma'had alfurqon sekaligus santri yang langsung diutus ke ma'had degolan dengan membwa rekomendasi dari aunur rofiq, sebgaimana yang pernah beliau ceritakan kepada saya ketika masih di Al Bayyinah.
2. Ja'far umar tholib,
Terkait dengan kedudukan beliau Ustadz Afifuddin di sisi ja'far sangatlah dekat.
Sebagaimana yang diakuai oleh asatizah yang seangkatan dengan beliau ketika di degolan.
3. Yahya al hajury,
Perkara yang ma'ruf juga di kalangan kita ketika beliau pulang dari Yaman, teramat banyak fawaid dan tarjihat yang dinukilkan beliau dari al hajury pada dars 'aam Al Bayyinah tatkala itu.
4. Abdurohman al adeny,
Mulazamah beliau dengan al adeny lebih banyak dibanding dengan al hajury, bahkan beliau sangat dikenal dan dekat dengan al adeny ketika di Yaman.
Ketika beliau 2 kali berziaroh ke fiyush, al adeny mempersilahkan kepada ust.afifudin untuk muhadhoroh di hadapan para tholabah dengan berbahasa arab.
5. Muhammad al imam,
Walaupun beliau tidak pernah mulazamah dengan al imam tapi dahulu beliau sangat terpukau dengan metode pengajaran al imam bahkan DAHULU beliau sempat mengatakan andaikan saya belajar 4 tahun di ma'bar bukan di dammaj tentu banyak dapat fawaid.
Dan beliaupun banyak membeli karya tulis al imam.
Akan tetapi sikap ust.afifudin yang dahulunya seperti ini, tidak menghalangi beliau untuk mengatakan al haq, sehingga semua nama tersebut tidak ditoleh lagi oleh beliau tatkala mereka menyimpang.
Bahkan beliau tidak sungkan-sungkan memperingatkan ummat dari bahaya pemikiran orang-orang ini tadi di muhadhoroh-muhadhoroh beliau.
Jadikanlah sikap seperti ini sebagai pelajaran, wahai saudaraku yang masih berada di fiyush dan ma'bar.
Sungguh cinta kalian yang ekstrim terhadap sang guru akan membinasakan kalian sendiri.
فاعتبروا يا أولي الألباب.
sumber: WA Thullab al-Bayyinah
)* judul dari editor
________________________
مجموعـــــة توزيع الفـــــــوائد
WA Forum Berbagi Faidah. Dikutip dari WA Salafy Solo
Senin, 05 Januari 2015
- 14.06
- 0 Comments

Pertanyaan: Apakah seseorang yang tidak mengetahui urusan yang berkaitan dengan tauhid diberi uzur?
Jawab:
Fadhilatusy Syaikh Muhammad ibnu Shalih al-Utsaimin Rahimahullah menjawabnya sebagai berikut.
Pemberian uzur karena jahil (bodoh) adalah satu hal yang pasti dalam seluruh urusan agama seorang hamba. Hal ini berdasarkan firman Allah Subhanahu wa Ta’ala:
“Sesungguhnya Kami wahyukan kepadamu sebagaimana Kami wahyukan kepada Nuh dan nabi-nabi setelahnya.”
sampai firman-Nya:
“Para rasul yang memberi kabar gembira dan memberi peringatan, agar tidak ada lagi bagi manusia alasan setelah pengutusan para rasul.” (an-Nisa: 163—165)













