:::: MENU ::::
Tampilkan postingan dengan label artikel khas. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label artikel khas. Tampilkan semua postingan

Senin, 16 Desember 2013



(bantahan kepada mereka yang mengatakan tahdzir ust. Luqman kepada ust. Dzulqarnain adalah tanpa dasar dan hanya berasal dari hawa nafsu beliau)
Berikut isi surat yang disampaikan oleh Asy-Syaikh Hani bin Buraik hafizhahullah kepada asatidzah Salafiyyin di Indonesia:

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
Saya sampaikan kabar gembira kepada kalian bahwa telah terjadi pertemuan dengan syaikh kita Asy-Syaikh Rabi’ hafizhahullah tadi malam, beliau menyampaikan salam buat kalian dan sangat gembira dengan keadaan (dakwah –pent) kalian yang saya sampaikan kepada beliau.

Senin, 09 Desember 2013

Tak seperti biasanya, pada malam hari itu aku naik kendaraan umum untuk pulang ke rumah, sekitar jam sembilan malam. Aku menunggu di pinggir jalan daerah Jakarta Utara. Ternyata tak berlangsung lama tiba-tiba terlihat dari kejauhan ada angkutan umum yang datang, aku pun naik ke mobil tersebut dan memilih duduk di samping pak supir.
Tiba-tiba pak supir bertanya kepadaku, “Mau ke masjid Al Fudhala..?” Jawabku ringan, “Tidak pak.”
Pak supir pun kembali bertanya, “Mau ke maqam mbah priuk..?” Jawabku, “Tidak pak.”
Terbesit di hati ini wajar kalau dia bertanya seperti itu dengan penampilanku memakai busana muslim dan memang jalur angkutan yang aku naiki melewati maqam mbah priuk. Mobil pun terus melaju hingga sampai di RSUD Koja yang tepat bersebrangan dengan jalan arah masuk ke maqam mbah priuk, pak supir itu tiba-tiba kembali bertanya, “Maaf mas, saya mau tanya menurut mas bagaimana orang-orang yang datang ke mbah priuk..?”

Senin, 11 November 2013






the-Kabah
Ada Apa dengan Arab Saudi?
“Aku merasa takjub ketika dibawa berobat ke Mekkah. Ketika di Yaman, di depan pintu rumah selalu ada 4 orang penjaga. Meski demikian, kita masih saja belum merasa aman di sana. Tidak siang, tidak pula malam.
Di Mekkah, beberapa malam aku menginap di Hotel Darul Azhar. Di sana, setiap kali aku tidur, lalu aku keluar tengah malam ke Masjidil Haram dan sendirian, aku merasakan kenikmatan, kelapangan, dan kelezatan yang tidak ada tandingannya sama sekali.
Apik Elek Bloge Dewek